Langsung ke konten utama

Pentingnya Keberadaan Cyber Security Bagi Bisnis Berbasis Teknologi Dan Digita

Hasil gambar untuk cyber security
Di era digital yang serba dinamis ini, Clement Low, Cyber Operation Consultan dari Horangi Cyber Security memandang bahwa penting untuk perusahaan guna mempunyai cyber security. Bahkan, ia menyinggung bahwa serangan cyber paling cepat beradaptasi terhadap pertahanan cyber perusahaan.
“Tren cyber security berubah guna menghindari kontrol defensif yang telah ada yang diterapkan oleh organisasi dan pemakai. Sesuai dengan tulisan 7 cybersecurity trends to watch out for in 2018, terdapat prediksi bahwa serangan yang didukung AI, ransomware & Internet of Things, sandbox yang mengelak dari malware dan serangan yang disponsori negara,” tulisnya dalam penjelasan resmi yang diterima Berempat.com, Selasa (14/8).
Sebuah survei pernah dilaksanakan oleh ISACA. Pada laporannya yang berjudul State of Cybersecurity 2018, organisasi asal Amerika yang bergerak di bidang tata kelola teknologi informasi ini mengejar bahwa serangan cyber terhadap perusahaan masih bakal tinggi di tahun ini.
Untuk itu, Clement menekankan pentingnya cybersecurity untuk sebuah perusahaan. Apalagi ketika ini segalanya telah berbasis informasi dan data penting untuk perusahaan.
“Pada dasarnya, data diolah menjadi pengetahuan yang membuat nilai untuk perusahaan. Output dari proses bisnis ialah data yang penting untuk perusahaan mana pun. Di umur ini, data digital yang digunakan, diproses, dan ditabung oleh software mungkin rentan terhadap ancaman riskan yang menakut-nakuti kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data,” cerah Clement.
Clement juga menilai bahwa paling penting faedah IT bisa beroperasi secara optimal supaya sesuai dengan asa manajemen. Sebab andai tidak, barangkali akan ada akibat negatif untuk perusahaan. Jadi, butuh ada garansi dan ketenteraman untuk mengayomi aset data dan informasi yang dipunyai perusahaan.
“Organisasi tidak bisa mengabaikan keperluan cybersecurity dan bisnis paling saling bersangkutan melalui internet. Interkoneksi menambah risiko penyampaian terhadap ancaman, memberi insentif dan memotivasi penjahat menyerang korban yang rentan untuk menjangkau tujuan mereka,” tegasnya.
Namun, Clement menyatakan bahwa peran cyber security sebetulnya jauh lebih tidak sedikit dari sekedar menangkal peretas atau hacker. Clement mengulas 4 dalil mengapa perusahaan butuh mempunyai cyber security:
Jaminan dan Hukum : Cyber security bisa memberikan garansi kepada klien, partner dan regulator bahwa risiko ketenteraman dinilai dan ditangani secara tepat waktu. Dalam urusan ini, klien barangkali bahkan tidak menyadari perlunya hukum. Namun, pada industri tertentu ketentuan dan undang-undang mewajibkan organisasi guna mematuhi seperangkat persyaratan ketenteraman dan privasi data.
Kerugian Keuangan dan Reputasi : Perusahaan bisa kehilangan pangsa pasar dan keyakinan konsumen andai mereka merasakan serangan cyber. Kerusakan reputasi barangkali sangat mahal tergantung pada tidak sedikit keadaan, laksana lokasi, industri, dan sejauh mana dampaknya.
Ancaman Orang Dalam : Tautan terlemah dalam ketenteraman sering dikaitkan dengan hal manusia. Karyawan yang tidak puas dan spionase industri ialah beberapa risiko utamanya. Penyalahgunaan atau pemakaian yang tidak layak dari sistem organisasi pun dapat timbul sampai-sampai dapat membahayakan data rahasia.
Tanggung Jawab Bersama : Keamanan ialah tanggung jawab bareng dari seluruh pemangku kepentingan yang tercebur dari vendor, klien untuk karyawan. Karena interkonektivitas dan kompleksitas sistem informasi, kompromi ketenteraman dalam suatu organisasi yang dapat memprovokasi organisasi partner lain.
“Pentingnya cyber security tidak pernah lebih tinggi dari sebelumnya. Sangat disarankan untuk perusahaan untuk mengawali hari ini andai mereka belum memilikinya. Mengingat pentingnya cyber security, paling penting untuk organisasi untuk mengawali dengan landasan yang kuat,” papar Clement.
Dan untuk perusahaan yang telah mempunyai cyber security, Clement menegaskan bahwa perusahaan tak boleh berpuas diri dan mereka mesti terus mengerjakan investasi dalam cyber security guna mengelola risiko dalam lanskap yang dinamis. Apalagi, hal cyber security dirasakan kompleks.
Baca Selengkapnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Meningkatkan Cyber Security

Tips Meningkatkan Cyber Security Jangan Membuka Email yang Mencurigakan Banyak malware yang akhirnya dapat menyerang karena konsumen atau pun karyawan Anda membuka link mencurigakan dalam sebuah email. Salah satu kasus cyber crime yang memanfaatkan email sebagai medianya adalah metode phising.  Phising merupakan sebuah tindakan untuk memperoleh data pribadi seperti user ID, password, dan lain-lain menggunakan sebuah email. Salah satu teknik yang dapat Anda gunakan untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan DMRAC yang akan membantu Anda untuk mengelola email yang mencurigakan. Selain itu, Anda juga perlu meningkatkan wawasan atau tingkat kesadaran karyawan untuk lebih berhati-hati ketika mendapat sebuah email dengan isi link yang mencurigakan. Back Up Data Anda dapat melakukan back up data satu kali dalam seminggu, atau 3 hari sekali. Penyimpanan dapat Anda lakukan di tiga tempat yang berbeda , yaitu onsite, offsite, dan juga cloud. Melakukan back up data atau sistem se...

Keamanan cyber versus Keamanan informasi

Keamanan cyber versus Keamanan informasi Istilah  “keamanan cyber” ( cybersecurity ) dan “keamanan informasi” ( information security ) seringkali tertukar-tukar. Sebenarnya, keamanan cyber merupakan bagian dari keamanan informasi. Lebih spesifik lagi, keamanan cyber dapat didefinisikan sebagai perlindungan aset-aset informasi dari ancaman-ancaman terhadap informasi yang diproses, disimpan, dikirimkan oleh sistem-sistem informasi yang  saling terinterkoneksi  ( internetworked information systems ). Keamanan cyber berkaitan dengan entitas-entitas yang menciptakan ancaman-ancaman tertentu dengan memanfaatkan keberadaan ruang cyber global seperti Internet. Berbeda dengan keamanan informasi, kalau keamanan cyber tidak meliputi penanganan ancaman seperti bencana alam, kesalahan-kesalahan individual atau kemanan fisik. Jadi keamanan cyber itu jadi ada dan perlu karena adanya ancaman yang datang melalui sistem-sistem yang saling interkoneksi. Seandainya tidak ada interkoneks...

Sejarah Cybercrime

Cybercrime terjadi bermula dari kegiatan hacking yang telah ada lebih dari satu abad. Pada tahun 1870-an, beberapa remaja telah merusak sistem telepon baru negara dengan merubah otoritas. Berikut akan ditunjukan seberapa sibuknya para hacker telah ada selama 35 tahun terakhir. Awal 1960 Fasilitas universitas dengan kerangka utama komputer yang besar, seperti laboratorium kepintaran buatan (artificial intelligence) MIT, menjadi tahap percobaan bagi para hacker. Pada awalnya, kata “hacker” berarti positif untuk seorang yang menguasai komputer yang dapat membuat sebuah program melebihi apa yang dirancang untuk melakukan tugasnya. Awal 1970 John Draper membuat sebuah panggilan telepon jarak jauh secara gratis dengan meniupkan nada yang tepat ke dalam telepon yang memberitahukan kepada sistem telepon agar membuka saluran. Draper menemukan siulan sebagai hadiah gratis dalam sebuah kotak sereal anak-anak. Draper, yang kemudian memperoleh julukan “Captain Crunch” ditangkap berulangkali...