Langsung ke konten utama

20 ELEMEN PADA INFORMATION SECURITY




Hasil gambar untuk elemen apa saja yang ada pada cyber security

Menurut Applegate, et al. (2009) yang termasuk elemen dari information security adalah security policy, firewall, authentication, encryption, patching and change managementdan intrution detection and network monitoring. Berdasarkan element tersebut, yang terdapat pada diagram di atas adalah:
  • Security policy terdapat pada Policy Server yang berguna untuk mempertahankan sumber daya komputer dari penggunaan yang tidak layak. Security policy merupakan definisi dan spesifikasi yang menentukan apakah penggunaan sumber daya komputer itu bisa dikatakan layak atau tidak. Security policy yang baik tidak hanya menspesifikasikan apa yang harus dihindari karena berbahaya tetapi juga apa yang harus dilakukan untuk tetap aman. Selain itu juga bisa berisi keputusan perusahaan untuk tidak memberikan layanan atau fitur tertentu yang bisa menghasilkan lebih banyak resiko daripada keuntungan bagi perusahaan.
  • Firewall, merupakan sekumpulan hardware dan software yang didesain untuk mencegah akses yang tidak diinginkan terhadap sumber daya komputer internal perusahaan. Fungsi utamanya adalah sebagai fasilitator yang menghubungkan interaksi antara komputer dalam dan luar dan mencegah interaksi yang tidak diinginkan. Dalam diagram di atas, firewall menfasilitasi akses antara internet dengan sumber daya internal lainnya, seperti database, policy server, application server, serta web server juga mencegah akses tak diinginkan terhadap sumber daya tersebut.
  • Encryption membuat isi dari transmisi elektronik tidak dapat dibaca siapapun yang ingin mencurinya. Encryption ini bisa digunakan baik pada database ataupun password untuk menghindari pencurian data.
  • Authentication, merupakan teknik dan software yang digunakan untuk mengontrol siapa yang memiliki akses terhadap sumber daya komputer. Authentication ada 3 jenis: host authentication yang mengontrol akses ke komputer tertentu; network authentication yang mengontrol akses ke bagian jaringan-jaringan tertentu; dan data authentication yang mengontrol data yang boleh diakses. Ketiganya bisa dikombinasikan dalam kasus diagram di atas, seperti host dan network authentication digunakan pada web server, database, application server, dll. Lalu data authentication digunakan pada database.
Elemen lain yang bisa ditambahkan adalah:
  • Patching and Change Management, Patch atau perbaikan dari kelemahan sistem perlu dikonsolidasikan pula dengan mengelola perubahan, dalam artian perubahan pada kelemahan sistem ataupun apakah ada perubahan pada sumber daya komputer setelah dilakukan patch atau perbaikan pada sistem setelah terjadi serangan.
  • Intrution detection and network monitoring, elemen terakhir ini bisa berguna bagi administrator untuk mengetahui apakah infrastruktur dan sumber daya perusahaan telah atau sedang diserang. Network monitoring bisa melakukan filter terhadap serangan pada batas network-nya. Sedangkan intrusion detection bisa membantu perusahaan untuk mendeteksi apakah ada intrusi pada sumber daya komputer dan infrastruktur perusahaan. (TP)
  • Baca Selengkapnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Meningkatkan Cyber Security

Tips Meningkatkan Cyber Security Jangan Membuka Email yang Mencurigakan Banyak malware yang akhirnya dapat menyerang karena konsumen atau pun karyawan Anda membuka link mencurigakan dalam sebuah email. Salah satu kasus cyber crime yang memanfaatkan email sebagai medianya adalah metode phising.  Phising merupakan sebuah tindakan untuk memperoleh data pribadi seperti user ID, password, dan lain-lain menggunakan sebuah email. Salah satu teknik yang dapat Anda gunakan untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan DMRAC yang akan membantu Anda untuk mengelola email yang mencurigakan. Selain itu, Anda juga perlu meningkatkan wawasan atau tingkat kesadaran karyawan untuk lebih berhati-hati ketika mendapat sebuah email dengan isi link yang mencurigakan. Back Up Data Anda dapat melakukan back up data satu kali dalam seminggu, atau 3 hari sekali. Penyimpanan dapat Anda lakukan di tiga tempat yang berbeda , yaitu onsite, offsite, dan juga cloud. Melakukan back up data atau sistem se...

Keamanan cyber versus Keamanan informasi

Keamanan cyber versus Keamanan informasi Istilah  “keamanan cyber” ( cybersecurity ) dan “keamanan informasi” ( information security ) seringkali tertukar-tukar. Sebenarnya, keamanan cyber merupakan bagian dari keamanan informasi. Lebih spesifik lagi, keamanan cyber dapat didefinisikan sebagai perlindungan aset-aset informasi dari ancaman-ancaman terhadap informasi yang diproses, disimpan, dikirimkan oleh sistem-sistem informasi yang  saling terinterkoneksi  ( internetworked information systems ). Keamanan cyber berkaitan dengan entitas-entitas yang menciptakan ancaman-ancaman tertentu dengan memanfaatkan keberadaan ruang cyber global seperti Internet. Berbeda dengan keamanan informasi, kalau keamanan cyber tidak meliputi penanganan ancaman seperti bencana alam, kesalahan-kesalahan individual atau kemanan fisik. Jadi keamanan cyber itu jadi ada dan perlu karena adanya ancaman yang datang melalui sistem-sistem yang saling interkoneksi. Seandainya tidak ada interkoneks...

Sejarah Cybercrime

Cybercrime terjadi bermula dari kegiatan hacking yang telah ada lebih dari satu abad. Pada tahun 1870-an, beberapa remaja telah merusak sistem telepon baru negara dengan merubah otoritas. Berikut akan ditunjukan seberapa sibuknya para hacker telah ada selama 35 tahun terakhir. Awal 1960 Fasilitas universitas dengan kerangka utama komputer yang besar, seperti laboratorium kepintaran buatan (artificial intelligence) MIT, menjadi tahap percobaan bagi para hacker. Pada awalnya, kata “hacker” berarti positif untuk seorang yang menguasai komputer yang dapat membuat sebuah program melebihi apa yang dirancang untuk melakukan tugasnya. Awal 1970 John Draper membuat sebuah panggilan telepon jarak jauh secara gratis dengan meniupkan nada yang tepat ke dalam telepon yang memberitahukan kepada sistem telepon agar membuka saluran. Draper menemukan siulan sebagai hadiah gratis dalam sebuah kotak sereal anak-anak. Draper, yang kemudian memperoleh julukan “Captain Crunch” ditangkap berulangkali...